You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Keluhkan Tumpukan Karung Berisi Lumpur di Jl Lorong 103
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Tumpukan Karung Lumpur di Jl Lorong 103 Dikeluhkan

Tumpukan karung lumpur saluran air Jl Lorong 103, Koja, Kecamatan Koja, dikeluhkan warga. Pasalnya, setelah dikeruk dari saluran sekitar dua pekan lalu, lumpur dalam karung-karung tersebut tak kunjung diangkut. Tak ayal, saat terjadi hujan jalan menjadi kotor akibat rembesan lumpur.

Jadi sejak awal pengerukan sampai saat ini karung berisi lumpur dibiarkan ditumpuk di sepanjang jalan tersebut

Heni (33), salah satu pemilik usaha di jalan tersebut mengatakan, keberadaan tumpukan karung berisi lumpur tersebut hasil pengerukan saluran sepanjang Jl Lorong 103. Sejak dikeruk oleh PHL Suku Dinas PU Tatat Air Jakarta Utara, dua pekan lalu, lumpur dalam karung dibiarkan teronggok di atas trotoar sepanjang sekitar 300 meter.

Lumpur Bekas Pengerukan Dibiarkan Menumpuk di Pinggir Kali

“Jadi sejak awal pengerukan sampai saat ini karung berisi lumpur dibiarkan ditumpuk di sepanjang jalan tersebut,” ujar Heni, Jumat (22/4).

Menurut Heni, dirinya memaklumi setelah diangkat karung lumpur tidak langsung diangkut. Namun, nyatanya hingga dua minggu berlalu, ratusan karung tersebut tidak juga diangkut. Alhasil, saat hujan rembesan lumpur mengotori dan menyebabkan kawasan sekitar menjadi kumuh.

"Kami meminta agar tumpukan karung berisi lumpur tersebut segera diangkut. Ini demi kenyamanan warga,” tutur Heni.

Lurah Koja, Depika Romadi mengatakan, tumpukan karung tersebut merupakan hasil pengerjaan PHL Sudin PU Tata Air. Idealnya, kata Depika, pengangkutan karung lumpur dilakukan dua hari setelah diangkat dari saluran.

“Idealnya, dua hari setelah pengerukan sudah diangkut demi kenyamanan. Saya akan koordinasikan dengan unit terkait untuk segera mengangkutnya,” tandas Depika. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6808 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6237 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1424 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1377 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1278 personAldi Geri Lumban Tobing